Rabu, 07 November 2012

tugas 3 teori organisasi umum #

 TUGAS 3 TEORI ORGANISASI UMUM.

1.jelaskan pengertian komunikasi,komunikasi informal, dan jaringan komunikasi
jawab:
pengertian komunikasi :
adalah penjabaran tentang arti istilah komunikasi berdasarkan pencetusnya. Artikel ini berisi daftar definisi komunikasi.
Menurut Onong Uchjana Effendy komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media)
Analisis Pengertian Komunikasi Dan 5 (Lima) Unsur Komunikasi Menurut Harold Lasswell Sat, 10/11/2007 - 6:54pm — Rejals Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell
Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).
Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):
1. Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator.
2. Says What? (pesan). Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.
3. In Which Channel? (saluran/media). Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll).
4. To Whom? (untuk siapa/penerima). Orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).
5. With What Effect? (dampak/efek). Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.
Contoh: Komunikasi antara guru dengan muridnya. Guru sebagai komunikator harus memiliki pesan yang jelas yang akan disampaikan kepada murid atau komunikan.Setelah itu guru juga harus menentukan saluran untuk berkomunikasi baik secara langsung(tatap muka) atau tidak langsung(media).Setelah itu guru harus menyesuaikan topic/diri/tema yang sesuai dengan umur si komunikan,juga harus menentukan tujuan komunikasi/maksud dari pesan agar terjadi dampak/effect pada diri komunikan sesuai dengan yang diinginkan.
Kesimpulan: Komunikasi adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan(penerima) dari komunikator(sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara langsung/tidak langsung 

> pengertian komunikasi informal : 
Pengertian komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi , akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi . Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal , penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu , gossip , atau rumor . Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat , carilah sumber informasi yang dapat dipercaya , selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif . 

>pengertian jaringan komunikasi:
De Vito (1997), mendefinisikan jaringan komunikasi sebagai suatu saluran atau jalan tertentu yang digunakan untuk meneruskan pesan dari satu orang ke orang lain. Kemudian Gonzales dalam Jahi (1993) mengatakan bahwa hubungan siapa dengan siapa dapat diilustrasikan dalam sebuah sosiogram yang berguna untuk menelusuri jaringan informasi ataupun difusi suatu inovasi.

2.jelaskan pengertian pengawasan dan tipe pengawasan?
jawab:
>pengertian pengawasan :
Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.
Menurut Winardi “Pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan”. Sedangkan menurut Basu Swasta  “Pengawasan merupakan fungsi yang menjamin bahwa kegiatan-kegiatan dapat memberikan hasil seperti yang diinginkan”. Sedangkan menurut Komaruddin “Pengawasan adalah berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana, dan awal Unk langkah perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang berarti”.

> tipe pengawasan :
Tipe pengawasan menjadi tiga tipe dasar, yaitu preliminary control, concurrent control dan feedback control. Ketiga hal tersebut digambarkan sebagai berikut:
Pengawasan pendahuluan (preliminary control). Memusatkan perhatian pada masalah mencegah timbulnya deviasi?deviasi pada kualitas serta kuantitas sumber?sumber daya yang digunakan pada organisasi?organisasi. Sumber?sumber daya ini harus memenuhi syarat?syarat pekerjaan yang ditetapkan oleh struktur organisasi yang bersangkutan. Para pegawai atau karyawan perlu memiliki kemampuan, baik kemampuan fisik ataupun kemampuan intelektual untuk melaksanakan tugas?tugas yang dibebankan kepada mereka. Bahan?bahan yang akan digunakan harus memenuhi kualitas tertentu dan mereka harus tersedia pada waktu dan tempat yang tepat. Di samping itu, modal harus pula tersedia agar dapat dicapai suplai peralatan serta mesin?mesin yang diperlukan. Akhirnya sumber­-sumber daya finansial harus pula tersedia dalam jumlah dan waktu yang tepat.
Pengawasan pada saat pekerjaan berlangsung (concurrent control). Memonitor pekerjaan yang berlangsung guna memastikan bahwa sasaran?sasaran telah dicapai. Alat prinsip dengan apa pengawasan dapat dilaksanakan adalah aktivitas para manajer yang memberikan pengarahan atau yang melaksanakan supervisi.
Pengawasan feedback (feedback control). Memusatkan perhatian pada hasil?hasil akhir. Tindakan korektif ditujukan ke arah proses pembelian sumber daya atau operasi?operasi aktual. Tipe pengawasan ini mencapai namanya dari fakta bahwa hasil?hasil historikal mempengaruhi tindakan?tindakan masa mendatang.
Selain itu terdapat tiga tipe pengawasan lainnya, antara lain:
  1. Pre control. Control that takes place before work is performed is called pre control, or feed?forward control. Managers using this type of control create policies, procedures, and rules aimed at eliminating behavior that will cause undesirable work results … In sum, pre control focuses on eliminating pre­dicted problems.
  2. Concurrent Control. Control that takes place as work is being performed is called concurrent control. It relates not only to employee performance, but also to such non human areas as equipment performance and department appearance
  3. Feedback Control. Control that concentrates on past organizational performance is called feedback control.  Managers exercising this type of control are attempting to take corrective action by looking at organizational history over a specified time period
3.perubahan dan pengembangan organisasi
jawab:

Perubahan Dan Pengembangan Organisasi
Manajer senatiasa mengantisipasi perubahan-perubahan dalam lingkungan yang akan mensyaratkan penyesuaian-penyesuaian disain organisasi diwaktu yang akan datang. Perubahan-perubahan dalam lingkungan organisasi dapat disebabkan oleh kekuatan internal dan kekuatan eksternal. Berbagai kekuatan eksternal dapat menekan organisasi untuk mengubah tujuan, struktur dan operasinya. Sedangkan perubahan dari faktor seperti tujuan, kebijakan manajer, sikap karyawan, strategi dan teknologi baru juga dapat merubah organisasi.


Jumat, 19 Oktober 2012

TUGAS II teori organisasi umum


TUGAS II TEORI ORGANISASI UMUM
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2VIXxtwqomBpMh_ufJ354edOw8XfFayyANiEsfpQ-x7KDPhxs
DISUSUN OLEH
NAMA  : ATIKAH
NPM    : 11111289
KELAS  : 2KA32
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2012/2013


1.      Tuliskan pengertian kepemimpinan dan perkembangan Teori Kemampuan...?


Kepemimpinan diartikan sebagai proses mempengaruhi dan mengarahkan berbagai tugas yang berhubungan dengan aktivitas anggota kelompok. Kepemimpinan juga diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi berbagai strategi dan tujuan, kemampuan mempengaruhi komitmen dan ketaatan terhadap tugas untuk mencapai tujuan bersama; dan kemampuan mempengaruhi kelompok agar mengidentifikasi, memelihara dan mengembangkan budaya organisasi (Shegdill dalam Stoner dan Freeman 1989: 459-460). Unsur-unsur kepemimpinan menurut Shegdill adalah: (1) adanya keterlibatan anggota organisasi sebagai pengikut; (2) distribusi kekuasaan di antara pemimpin dengan anggota organisasi; (3) legitimasi diberikan kepada pengikut, dan (4) pemimpin mempengaruhi pengikut melalui berbagai cara.
Beberapa pendapat pakar mengenai kepemimpinan juga disajikan oleh Philip (2003: 5-6) sebagai berikut. Menurut Burns bahwa kepemimpinan merupakan proses hubungan timbal balik pemimpin dan pengikut dalam memobilisasi berbagai sumber daya ekonomi, politik dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Selanjutnya, Gardner berpendapat bahwa kepemimpinan merupakan suatu atau sekumpulan aktivitas yang teramati oleh pihak lain, berlangsung dalam kelompok, organisasi atau lembaga, dan melibatkan pemimpin dan pengikut yang bekerjasama untuk mewujudkan tujuan umum yang direncanakan. Sedangkan Hary S. Truman mengartikan kepemimpinan sebagai kemampuan untuk memperoleh orang-orang agar mengabaikan apa yang tidak disukai dan melaksanakan apa yang disukai.
Sesuai definisi kepeminpinan pakar di atas dapat dipahami bahwa kepemimpinan memiliki berbagai makna, tergantung pada sudut pandang pakar, dan tergantung pula pada konteksnya. Kepemimpinan merupakan suatu proses menggerakan berbagai sumber daya dan mempengaruhi orang lain agar bekerjasama untuk pencapaian tujuan. Kapabilitas, pengaruh, proses, pemimpin, pengikut, penggerakan, kerjasama dan tujuan merupakan unsur-unsur penting kepemimpinan. Sebagai proses, kepemimpinan dapat dikategorikan ke dalam beberapa bagian yaitu: (1) melibatkan pengaruh pemberian contoh dan persuasi, (2) interaksi di antara berbagai aktor baik sebagai pemimpin maupun sebagai pengikut, (3) interaksi dipengaruhi situasi dimana interaksi itu berlangsung. (4) proses meraih berbagai luaran seperti pencapaian tujuan, kohesi kelompok, dorongan atau perubahan budaya organisasi (Philip, 2003: 6).


2.      Jelaskan tipe, gaya, dan perilaku pemimpin...?

tipe, gaya, perilaku kepemimpinan

Dari literature diketahui ada teori yang menyatakan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dibuat. Ada pula yang menyatakan bahwa pemimpin itu terjadi karena adanya kelompok-kelompok orang-orang, dan ia melakukan pertukaran dengan yang dipimpin. Teori lain mengemukakan bahwa pemimpin timbul karena situasi yang memungkinkan ia ada. Dan teori paling muktahir melihat kepemimpinan lewat prilaku organisasi. 
• Kepemimpinan adalah seni seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi.

A. Gaya Kepemimpinan 
• Istilah gaya secara kasar adalah sama dengan cara yang digunakan pemimpin di dalam mempengaruhi para pengikutnya. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat

1• Gaya Kepemimpinan Kontinum (Robert Tannenbaum dan Warren Schmidt)
2• Gaya Kepemimpinan Managerial Grid (Robert R Blake dan Jane S Mouton)
3• Gaya Kepemimpinan Tiga Dimensi dari Reddin
4• Gaya Kepemimpinan Empat Sistem Manajemen dari Likert

B. Kepemimpinan Pancasila
• Kepemimpinan Pancasila ialah bentuk kepemimpinan yang selalu menyumberkan diri pada nilai-nilai luhur dari norma-norma pancasila. Semangat kepemimpinan pancasila itu dapat terwujudkan, apabila nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang dapat dipadukan dengan nilai-nilai modernisasi yang positif, antara lain dengan ciri demokratis, rasional, kritis, efisien-efektif, dan berdisiplin tinggi.

C. Kepemimpinan Situasional
• Kepemimpinan situasional menurut Hersey dan Blanchard didasarkan pada saling berhubungannya hal-hal berikut ini:
1. Jumlah petunjuk dan pengarahan yang diberikan oleh pimpinan
2. Jumlah dukungan sosioemosional yang diberikan oleh pimpinan
3. Tingkat kesiapan atau kematangan para pengikut yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas khusus, fungsi atau tujuan tertentu.
• Penekanan dalam kepemimpinan situasional ini hanyalah pada perilaku pemimpin dan bawahannya saja. Perilaku pengikut atau bawahan ini amat penting untuk mengetahui kepemimpinan situasional. Karena bukan saja pengikut sebagai individu bias menerima atau menolak pemimpinnya, tetapi sebagai pengikut secara kenyataannya dapat menentukan kekuatan pribadi apapun yang dimiliki pemimpin.

3. Tuliskan nama-nama tokoh yg berhasil memimpin (menjadi Pemimpin) dan Bidang Usaha'nya.
 
 Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta 2012)

http://www.presidenku.com/wp-content/uploads/2012/04/djokowi.jpg
. Mark Elliot Zuckerberg (Pendiri Facebook)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1Z9wDroB1MyPDsgIvm3qsKBrRUqhD1UX15a0Jahxj1ezsDS8hOeB1AQMFLx5bupJolsYAmMFrjDk1fOQ76ADeNf-6QxrmGZfRJ8fGXzw8pFzyDry1kZelRsRP-wqboNo4e3b0IaMmSQhX/s320/markzuckerberg3.jpg







. Steve Jobs (Pendiri Apple)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd2EQcULyM23ucfQulHstGQieYJk9kxxgLqR2E5PNDwCYC28OxFK6if3xRUPidurRw7iTr-c83ZAtxpLNeKGlSIqcC7gOuEsS9I11DTt563RmZJjW0a2o6rJh1IlUW2vMCBahmK0FYBIZ4/s320/apple.jpg

Selengkapnya baca: http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/10/biografi-steve-jobs-pendiri-apple.html

5. Eduard Fonataba (Bupati Papua 2010)

http://muftiaziz.files.wordpress.com/2010/10/bupati_sarmi.jpg


Rabu, 10 Oktober 2012

tugas teori organisasi umum 1

TUGAS


TEORI ORGANISASI UMUM

D
I
S
U
S
U
N
O
L
E
H

NAMA  : ATIKAH
KELAS : 2KA32
NPM    : 11111289

SISTEM INFORMASI GUNADARMA






TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM
1.Jelaskan pengertian organisasi dan macam-macam organisasi?
Jawab:
Organisai merupakan Sebuah organisasi, yang didefinisikan menurut organisasi  yang paling dasar, adalah perakitan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian kerja. Orang membentuk organisasi karena individu memiliki kemampuan terbatas. Suatu organisasi menyediakan sarana untuk menggunakan kekuatan individu dalam suatu kelompok untuk mencapai lebih daripada yang dapat dicapai oleh upaya agregat anggota kelompok bekerja secara individual. Organisasi bisnis (dalam ekonomi pasar) yang dibentuk untuk mendapatkan keuntungan dengan memberikan barang atau jasa kepada konsumen. Organisasi terdiri dari dua orang atau lebih yang bekerja sama dengan cara terstruktur untuk mencapai suatu tujuan

Manajemen Sumber Daya Manusia atau MSDM (Human Resources Management) adalah bagian dari fungsi manajemen. Jikalau manajemen menitikberatkan ‘bagaimana mencapai tujuan bersama dengan orang lain’, maka MSDM memfokuskan pada “orang” baik sebagai subyek atau pelaku dan sekaligus sebagai obyek dari pelaku. Jadi bagaimana mengelola orang-orang dalam organisasi yang direncanakan (planning), diorganisasikan (organizing), dilaksanakan (directing) dan dikendalikan (controlling) agar tujuan yang dicapai organisasi dapat diperoleh hasil yang seoptimal mungkin, efisien dan efektif

Macam-macam organisasi
Organisasi Niaga adalah Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan
Macam-macam Organisasi Niaga
1.Perseroan Terbatas (PT)
2.Perseroan Komanditer (CV)
3.Firma (FA)
4.Koperasi
5.Join Ventura
6.Trus
7.Kontel
8.Holding Company

Organisasi Sosial adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakatJalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a.Jalur Keagamaan
b.Jalur Profesi
c.Jalur Kepemudaan
 d.Jalur Kemahasiswaane.Jalur Kepartaian & Kekaryaan

Organisasi Regional & International adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu sajaOrganisasi InternasionalOrganisasi yang anggota- anggotanya meliputi negara di dunia.


2.gambarkan bagan struktur organisasi
 Jawab:





3.sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi kegiatan organisai
Jawab:
Tujuan: visi dan misi yang akan diselengarakan
Tantangan: dalam mengeksplor kemampuan
Tanggung jawab: kedisiplinan dalam melakukan suatu kegiatan organisasi
Kepemimpinan:tegas dan ulet
Keakraban: solidaritas yang harus diperkuat.
Lingkungan: sosialisasi terhadap partner organisai.

selesai
 




Kamis, 14 Juni 2012


TUGAS MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
TOPIK:
citra individu dan keluarga
Menciptakan  tata NILAI dalam masyarakat
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2VIXxtwqomBpMh_ufJ354edOw8XfFayyANiEsfpQ-x7KDPhxs

NAMA      : ATIKAH
KELAS       :1KA33
NPM         :11111289

UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2011/2012

Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah
citra individu dan keluarga
Menciptakan  tata NILAI dalam masyarakat

 

Kelas  :  1-KA33

Tanggal Penyerahan Makalah : 15 Juni 2012
Tanggal Upload Makalah  :  16 Juni 2012

P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini

P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
11111289
ATIKAH


Program sarjana system informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
Kata Pengantar
Assalammuallaikum.Wr.Wb
Puji syukur kehadirat Allah SWT dimana pada hari ini saya masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menyelesaikan tugas makalah dari dosen pembimbing pak Muhammad Burhan Amin yang bertopik CITRA INDIVIDU DAN KELUARGA MENCIPTAKAN TATA NILAI DALAM KELUARGA  tak lupa pula saya panjantkan junjungan nabi besar Muhammad SAW.
Saya berterima kasih kepada pihak=pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini:
1.bapak Burhan Amin selaku dosen pembimbing
2.orang tua saya karena berkat beliau banyak sekali pelajaran yang saya depat
3.keluarga
4.lingkungan sekitar
5.tentunya teman-teman saya yang sangat membantu saya dan menyemangati saya
Saya mohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan-kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Terima kasih
Wassalammuallaikum.Wr.Wb

Penyusun


(ATIKAH)





DAFTAR ISI
Kata pengantar.................................................................... i
Pernyataan...........................................................................ii
Daftar isi...............................................................................iii
Bab I pendahuluan
A.    Latar belakang……………………………………….1
B.     Tujuan……………………………………………….1
C.     Saran…………………………………………………1
Bab II permasalahan
1.      Kekuatan……………………………………………2
2.      Kelemahan………………………………………….2
3.      Peluang ……………………………………………..3
4.      Hambatan……………………………………………3
Bab III kesimpulan
a.       Kesimpulan …………………………………………….4
b.      Rekomendasi ……………………………………………4
c.       Daftar pustaka…………………………………………..5

















BAB I
(Pendahuluan)
A.Latar Belakang
Dalam bermasyrakat tentunya kita harus mengetahui tata nilai-nilai kehidupan dalam bermasyrakat dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga , dan lingkungan sekitar dan menciptakan hidup kekeluargaan dalam bermasyrakat.dari bermasyrakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyrakat yang berkembang menjadi kebudayaan tentunya dengan foktor lingkungan keluarga maupun individu itu sendiri.dalam menciptakan tata nilai kehidupan bermasyrakat didaerah tertentu akan berbeda dengan perkembangan bermasyrakat di daerah lain karena setiapkelompok masyrakat memiliki aspek nilai yang berbeda .
 Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik .

B.Tujuan
1. memberi ilmu pengetahuan tentang budaya
2. agar mahasiswa dapat menciptakan tata nilai dalam bermasyrakat
3.  timbulnya rasa kesadaran untuk ikut serta dalam lingkungan bermasyrakat
4. menyelesaikan tugas yang diberikan

C.Saran
Dalam bermasyrakat hendaknya kita ikut serta dalam menciptakan tata nilai kehidupan bermasyrakat baik dalam kehidupan pribadi, lingkungan sekitar, lingkungan keluarga. Agar tidak terjadi perselisihan baik dari omongan maupun tingkah laku kita.


BAB II
(PERMASALAHAN)

Analisis permasalahan
Peran Universitas Gunadarma dalam pelestarikan nilai-nilai kebudayaan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internalmaupun eksternal dilihat dari aspek :

1.Kekuatan
a. mendapatkan informasi lebih mudah
jika kita bertentangga hendaknya kita harus bergaul dalam lingkungan masyrakat sehingga     jika ada berita-berita yang penting kita dapat mengetahuinya
b. Rasa nasionalisme
satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kebudayaan  sebuah kelompok masyrakat(dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
c.rasa tanggung jawab dan keakrabat antara kalangan masyrakat
2.kelemahan
a.tidak ikut serta dalam kegiatan dilingkungan masyrakat
banyak sekali masyrakat yang acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya sendiri.mulailah memperbaiki diri sendiri.
b. jarangnya timbul komunikasi
akibat kesibukan para individu masing-masing terkadang antara individu yang satu dengan lainnya jarang berkomunikasi sehingga mengakibatkan kurangnya ergaulan terhadap antar sesama masyrakat.
c.lemahnya pengetahuan masyrakat
terkadang hambatan pengetahuan yang kurang mengetahui tentang tata nilai dalam bermasyrakat membuat setiapindividu itu terkadang malu untuk besosialisasi
d.kurangnya bersosialisasi antara individu yang satu dengan yang lainnya
3.peluang
a.berkembangya ilmu pengetahuan dan tekhnolgi
dengan berkembangya ilmu pengetahuan masyrakat bias saling berinteraksi dan menimbulkan rasa keeber saman
b.dengan seringnya beradatasi menimbulkan rasa persatuan yang erat
c. berinsiatif menjalani tugas dan kewajiban serta pelayanan optimal kepada masyrakat luas
d.semangat yang ada dalam tiap individu dalam menciptakan tata nilai

4.Hambatan
a. pemikiran individu atau setiap keluarga yang masih acuh tak acuh terhadap tata nilai dan pentingnya berinteraksi dalam bermasyrakat.
b.komunikasi yang sering mengganggu
c.sibuknya aktivitas masing –masing
d. sempitnya ruang waktu

BAB III
(KESIMPULAN)
A.    KESIMPULAN
Dalam menciptakan citra individu dan keluarga dalam menciptakan tata nilai bermasyrakat perlu adanya komunikasi antar individu rasa kesatuan dan persaudaraan yang erat.
Dalam masa yang semakin lama semakin maju tentuna pihak individu mampu memanfaatkan tekhnologi dalam pencitraan tata nilai masyrakat.

B.     Rekomendasi

1.      satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kebudayaan  sebuah kelompok masyrakat(dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
2.      akibat kesibukan para individu masing-masing terkadang antara individu yang satu dengan lainnya jarang berkomunikasi sehingga mengakibatkan kurangnya ergaulan terhadap antar sesama masyrakat
3.      berinisiatif menjalani tugas dan kewajiban serta pelayanan optimal kepada masyrakat luas
4.      pemikiran individu atau setiap keluarga yang masih acuh tak acuh terhadap tata nilai dan pentingnya berinteraksi dalam bermasyrakat.




C.REFERENSI









Rabu, 13 Juni 2012

Selasa, 12 Juni 2012

Jumat, 08 Juni 2012