Jumat, 19 Oktober 2012

TUGAS II teori organisasi umum


TUGAS II TEORI ORGANISASI UMUM
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2VIXxtwqomBpMh_ufJ354edOw8XfFayyANiEsfpQ-x7KDPhxs
DISUSUN OLEH
NAMA  : ATIKAH
NPM    : 11111289
KELAS  : 2KA32
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2012/2013


1.      Tuliskan pengertian kepemimpinan dan perkembangan Teori Kemampuan...?


Kepemimpinan diartikan sebagai proses mempengaruhi dan mengarahkan berbagai tugas yang berhubungan dengan aktivitas anggota kelompok. Kepemimpinan juga diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi berbagai strategi dan tujuan, kemampuan mempengaruhi komitmen dan ketaatan terhadap tugas untuk mencapai tujuan bersama; dan kemampuan mempengaruhi kelompok agar mengidentifikasi, memelihara dan mengembangkan budaya organisasi (Shegdill dalam Stoner dan Freeman 1989: 459-460). Unsur-unsur kepemimpinan menurut Shegdill adalah: (1) adanya keterlibatan anggota organisasi sebagai pengikut; (2) distribusi kekuasaan di antara pemimpin dengan anggota organisasi; (3) legitimasi diberikan kepada pengikut, dan (4) pemimpin mempengaruhi pengikut melalui berbagai cara.
Beberapa pendapat pakar mengenai kepemimpinan juga disajikan oleh Philip (2003: 5-6) sebagai berikut. Menurut Burns bahwa kepemimpinan merupakan proses hubungan timbal balik pemimpin dan pengikut dalam memobilisasi berbagai sumber daya ekonomi, politik dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Selanjutnya, Gardner berpendapat bahwa kepemimpinan merupakan suatu atau sekumpulan aktivitas yang teramati oleh pihak lain, berlangsung dalam kelompok, organisasi atau lembaga, dan melibatkan pemimpin dan pengikut yang bekerjasama untuk mewujudkan tujuan umum yang direncanakan. Sedangkan Hary S. Truman mengartikan kepemimpinan sebagai kemampuan untuk memperoleh orang-orang agar mengabaikan apa yang tidak disukai dan melaksanakan apa yang disukai.
Sesuai definisi kepeminpinan pakar di atas dapat dipahami bahwa kepemimpinan memiliki berbagai makna, tergantung pada sudut pandang pakar, dan tergantung pula pada konteksnya. Kepemimpinan merupakan suatu proses menggerakan berbagai sumber daya dan mempengaruhi orang lain agar bekerjasama untuk pencapaian tujuan. Kapabilitas, pengaruh, proses, pemimpin, pengikut, penggerakan, kerjasama dan tujuan merupakan unsur-unsur penting kepemimpinan. Sebagai proses, kepemimpinan dapat dikategorikan ke dalam beberapa bagian yaitu: (1) melibatkan pengaruh pemberian contoh dan persuasi, (2) interaksi di antara berbagai aktor baik sebagai pemimpin maupun sebagai pengikut, (3) interaksi dipengaruhi situasi dimana interaksi itu berlangsung. (4) proses meraih berbagai luaran seperti pencapaian tujuan, kohesi kelompok, dorongan atau perubahan budaya organisasi (Philip, 2003: 6).


2.      Jelaskan tipe, gaya, dan perilaku pemimpin...?

tipe, gaya, perilaku kepemimpinan

Dari literature diketahui ada teori yang menyatakan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dibuat. Ada pula yang menyatakan bahwa pemimpin itu terjadi karena adanya kelompok-kelompok orang-orang, dan ia melakukan pertukaran dengan yang dipimpin. Teori lain mengemukakan bahwa pemimpin timbul karena situasi yang memungkinkan ia ada. Dan teori paling muktahir melihat kepemimpinan lewat prilaku organisasi. 
• Kepemimpinan adalah seni seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi.

A. Gaya Kepemimpinan 
• Istilah gaya secara kasar adalah sama dengan cara yang digunakan pemimpin di dalam mempengaruhi para pengikutnya. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat

1• Gaya Kepemimpinan Kontinum (Robert Tannenbaum dan Warren Schmidt)
2• Gaya Kepemimpinan Managerial Grid (Robert R Blake dan Jane S Mouton)
3• Gaya Kepemimpinan Tiga Dimensi dari Reddin
4• Gaya Kepemimpinan Empat Sistem Manajemen dari Likert

B. Kepemimpinan Pancasila
• Kepemimpinan Pancasila ialah bentuk kepemimpinan yang selalu menyumberkan diri pada nilai-nilai luhur dari norma-norma pancasila. Semangat kepemimpinan pancasila itu dapat terwujudkan, apabila nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang dapat dipadukan dengan nilai-nilai modernisasi yang positif, antara lain dengan ciri demokratis, rasional, kritis, efisien-efektif, dan berdisiplin tinggi.

C. Kepemimpinan Situasional
• Kepemimpinan situasional menurut Hersey dan Blanchard didasarkan pada saling berhubungannya hal-hal berikut ini:
1. Jumlah petunjuk dan pengarahan yang diberikan oleh pimpinan
2. Jumlah dukungan sosioemosional yang diberikan oleh pimpinan
3. Tingkat kesiapan atau kematangan para pengikut yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas khusus, fungsi atau tujuan tertentu.
• Penekanan dalam kepemimpinan situasional ini hanyalah pada perilaku pemimpin dan bawahannya saja. Perilaku pengikut atau bawahan ini amat penting untuk mengetahui kepemimpinan situasional. Karena bukan saja pengikut sebagai individu bias menerima atau menolak pemimpinnya, tetapi sebagai pengikut secara kenyataannya dapat menentukan kekuatan pribadi apapun yang dimiliki pemimpin.

3. Tuliskan nama-nama tokoh yg berhasil memimpin (menjadi Pemimpin) dan Bidang Usaha'nya.
 
 Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta 2012)

http://www.presidenku.com/wp-content/uploads/2012/04/djokowi.jpg
. Mark Elliot Zuckerberg (Pendiri Facebook)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1Z9wDroB1MyPDsgIvm3qsKBrRUqhD1UX15a0Jahxj1ezsDS8hOeB1AQMFLx5bupJolsYAmMFrjDk1fOQ76ADeNf-6QxrmGZfRJ8fGXzw8pFzyDry1kZelRsRP-wqboNo4e3b0IaMmSQhX/s320/markzuckerberg3.jpg







. Steve Jobs (Pendiri Apple)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd2EQcULyM23ucfQulHstGQieYJk9kxxgLqR2E5PNDwCYC28OxFK6if3xRUPidurRw7iTr-c83ZAtxpLNeKGlSIqcC7gOuEsS9I11DTt563RmZJjW0a2o6rJh1IlUW2vMCBahmK0FYBIZ4/s320/apple.jpg

Selengkapnya baca: http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/10/biografi-steve-jobs-pendiri-apple.html

5. Eduard Fonataba (Bupati Papua 2010)

http://muftiaziz.files.wordpress.com/2010/10/bupati_sarmi.jpg


Rabu, 10 Oktober 2012

tugas teori organisasi umum 1

TUGAS


TEORI ORGANISASI UMUM

D
I
S
U
S
U
N
O
L
E
H

NAMA  : ATIKAH
KELAS : 2KA32
NPM    : 11111289

SISTEM INFORMASI GUNADARMA






TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM
1.Jelaskan pengertian organisasi dan macam-macam organisasi?
Jawab:
Organisai merupakan Sebuah organisasi, yang didefinisikan menurut organisasi  yang paling dasar, adalah perakitan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian kerja. Orang membentuk organisasi karena individu memiliki kemampuan terbatas. Suatu organisasi menyediakan sarana untuk menggunakan kekuatan individu dalam suatu kelompok untuk mencapai lebih daripada yang dapat dicapai oleh upaya agregat anggota kelompok bekerja secara individual. Organisasi bisnis (dalam ekonomi pasar) yang dibentuk untuk mendapatkan keuntungan dengan memberikan barang atau jasa kepada konsumen. Organisasi terdiri dari dua orang atau lebih yang bekerja sama dengan cara terstruktur untuk mencapai suatu tujuan

Manajemen Sumber Daya Manusia atau MSDM (Human Resources Management) adalah bagian dari fungsi manajemen. Jikalau manajemen menitikberatkan ‘bagaimana mencapai tujuan bersama dengan orang lain’, maka MSDM memfokuskan pada “orang” baik sebagai subyek atau pelaku dan sekaligus sebagai obyek dari pelaku. Jadi bagaimana mengelola orang-orang dalam organisasi yang direncanakan (planning), diorganisasikan (organizing), dilaksanakan (directing) dan dikendalikan (controlling) agar tujuan yang dicapai organisasi dapat diperoleh hasil yang seoptimal mungkin, efisien dan efektif

Macam-macam organisasi
Organisasi Niaga adalah Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan
Macam-macam Organisasi Niaga
1.Perseroan Terbatas (PT)
2.Perseroan Komanditer (CV)
3.Firma (FA)
4.Koperasi
5.Join Ventura
6.Trus
7.Kontel
8.Holding Company

Organisasi Sosial adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakatJalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a.Jalur Keagamaan
b.Jalur Profesi
c.Jalur Kepemudaan
 d.Jalur Kemahasiswaane.Jalur Kepartaian & Kekaryaan

Organisasi Regional & International adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu sajaOrganisasi InternasionalOrganisasi yang anggota- anggotanya meliputi negara di dunia.


2.gambarkan bagan struktur organisasi
 Jawab:





3.sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi kegiatan organisai
Jawab:
Tujuan: visi dan misi yang akan diselengarakan
Tantangan: dalam mengeksplor kemampuan
Tanggung jawab: kedisiplinan dalam melakukan suatu kegiatan organisasi
Kepemimpinan:tegas dan ulet
Keakraban: solidaritas yang harus diperkuat.
Lingkungan: sosialisasi terhadap partner organisai.

selesai
 




Kamis, 14 Juni 2012


TUGAS MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
TOPIK:
citra individu dan keluarga
Menciptakan  tata NILAI dalam masyarakat
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2VIXxtwqomBpMh_ufJ354edOw8XfFayyANiEsfpQ-x7KDPhxs

NAMA      : ATIKAH
KELAS       :1KA33
NPM         :11111289

UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2011/2012

Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah
citra individu dan keluarga
Menciptakan  tata NILAI dalam masyarakat

 

Kelas  :  1-KA33

Tanggal Penyerahan Makalah : 15 Juni 2012
Tanggal Upload Makalah  :  16 Juni 2012

P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini

P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
11111289
ATIKAH


Program sarjana system informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
Kata Pengantar
Assalammuallaikum.Wr.Wb
Puji syukur kehadirat Allah SWT dimana pada hari ini saya masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menyelesaikan tugas makalah dari dosen pembimbing pak Muhammad Burhan Amin yang bertopik CITRA INDIVIDU DAN KELUARGA MENCIPTAKAN TATA NILAI DALAM KELUARGA  tak lupa pula saya panjantkan junjungan nabi besar Muhammad SAW.
Saya berterima kasih kepada pihak=pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini:
1.bapak Burhan Amin selaku dosen pembimbing
2.orang tua saya karena berkat beliau banyak sekali pelajaran yang saya depat
3.keluarga
4.lingkungan sekitar
5.tentunya teman-teman saya yang sangat membantu saya dan menyemangati saya
Saya mohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan-kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Terima kasih
Wassalammuallaikum.Wr.Wb

Penyusun


(ATIKAH)





DAFTAR ISI
Kata pengantar.................................................................... i
Pernyataan...........................................................................ii
Daftar isi...............................................................................iii
Bab I pendahuluan
A.    Latar belakang……………………………………….1
B.     Tujuan……………………………………………….1
C.     Saran…………………………………………………1
Bab II permasalahan
1.      Kekuatan……………………………………………2
2.      Kelemahan………………………………………….2
3.      Peluang ……………………………………………..3
4.      Hambatan……………………………………………3
Bab III kesimpulan
a.       Kesimpulan …………………………………………….4
b.      Rekomendasi ……………………………………………4
c.       Daftar pustaka…………………………………………..5

















BAB I
(Pendahuluan)
A.Latar Belakang
Dalam bermasyrakat tentunya kita harus mengetahui tata nilai-nilai kehidupan dalam bermasyrakat dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga , dan lingkungan sekitar dan menciptakan hidup kekeluargaan dalam bermasyrakat.dari bermasyrakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyrakat yang berkembang menjadi kebudayaan tentunya dengan foktor lingkungan keluarga maupun individu itu sendiri.dalam menciptakan tata nilai kehidupan bermasyrakat didaerah tertentu akan berbeda dengan perkembangan bermasyrakat di daerah lain karena setiapkelompok masyrakat memiliki aspek nilai yang berbeda .
 Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik .

B.Tujuan
1. memberi ilmu pengetahuan tentang budaya
2. agar mahasiswa dapat menciptakan tata nilai dalam bermasyrakat
3.  timbulnya rasa kesadaran untuk ikut serta dalam lingkungan bermasyrakat
4. menyelesaikan tugas yang diberikan

C.Saran
Dalam bermasyrakat hendaknya kita ikut serta dalam menciptakan tata nilai kehidupan bermasyrakat baik dalam kehidupan pribadi, lingkungan sekitar, lingkungan keluarga. Agar tidak terjadi perselisihan baik dari omongan maupun tingkah laku kita.


BAB II
(PERMASALAHAN)

Analisis permasalahan
Peran Universitas Gunadarma dalam pelestarikan nilai-nilai kebudayaan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internalmaupun eksternal dilihat dari aspek :

1.Kekuatan
a. mendapatkan informasi lebih mudah
jika kita bertentangga hendaknya kita harus bergaul dalam lingkungan masyrakat sehingga     jika ada berita-berita yang penting kita dapat mengetahuinya
b. Rasa nasionalisme
satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kebudayaan  sebuah kelompok masyrakat(dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
c.rasa tanggung jawab dan keakrabat antara kalangan masyrakat
2.kelemahan
a.tidak ikut serta dalam kegiatan dilingkungan masyrakat
banyak sekali masyrakat yang acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya sendiri.mulailah memperbaiki diri sendiri.
b. jarangnya timbul komunikasi
akibat kesibukan para individu masing-masing terkadang antara individu yang satu dengan lainnya jarang berkomunikasi sehingga mengakibatkan kurangnya ergaulan terhadap antar sesama masyrakat.
c.lemahnya pengetahuan masyrakat
terkadang hambatan pengetahuan yang kurang mengetahui tentang tata nilai dalam bermasyrakat membuat setiapindividu itu terkadang malu untuk besosialisasi
d.kurangnya bersosialisasi antara individu yang satu dengan yang lainnya
3.peluang
a.berkembangya ilmu pengetahuan dan tekhnolgi
dengan berkembangya ilmu pengetahuan masyrakat bias saling berinteraksi dan menimbulkan rasa keeber saman
b.dengan seringnya beradatasi menimbulkan rasa persatuan yang erat
c. berinsiatif menjalani tugas dan kewajiban serta pelayanan optimal kepada masyrakat luas
d.semangat yang ada dalam tiap individu dalam menciptakan tata nilai

4.Hambatan
a. pemikiran individu atau setiap keluarga yang masih acuh tak acuh terhadap tata nilai dan pentingnya berinteraksi dalam bermasyrakat.
b.komunikasi yang sering mengganggu
c.sibuknya aktivitas masing –masing
d. sempitnya ruang waktu

BAB III
(KESIMPULAN)
A.    KESIMPULAN
Dalam menciptakan citra individu dan keluarga dalam menciptakan tata nilai bermasyrakat perlu adanya komunikasi antar individu rasa kesatuan dan persaudaraan yang erat.
Dalam masa yang semakin lama semakin maju tentuna pihak individu mampu memanfaatkan tekhnologi dalam pencitraan tata nilai masyrakat.

B.     Rekomendasi

1.      satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kebudayaan  sebuah kelompok masyrakat(dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
2.      akibat kesibukan para individu masing-masing terkadang antara individu yang satu dengan lainnya jarang berkomunikasi sehingga mengakibatkan kurangnya ergaulan terhadap antar sesama masyrakat
3.      berinisiatif menjalani tugas dan kewajiban serta pelayanan optimal kepada masyrakat luas
4.      pemikiran individu atau setiap keluarga yang masih acuh tak acuh terhadap tata nilai dan pentingnya berinteraksi dalam bermasyrakat.




C.REFERENSI









Rabu, 13 Juni 2012

Selasa, 12 Juni 2012

Jumat, 08 Juni 2012

Jumat, 27 April 2012


MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
TOPIK :
Peran UNIVERSITAS GUNADARMA DALAM PELESTARIAN
NILAI-NILAI Budaya











DIBUAT OLEH :
NAMA                        : ATIKAH
NPM                           : 11111289
KELAS                       : 1KA33


FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKHNOLOGI INFORMASI
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA






Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah
Peran UNIVERSITAS GUNADARMA DALAM PELESTARIAN
NILAI-NILAI Budaya

 

Kelas  :  1-KA33

Tanggal Penyerahan Makalah : 27 April 2012
Tanggal Upload Makalah  :  28 April 2012

P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

P e n y u s u n



N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan









Kata pengantar
Assalammuallaikum WR.WB
Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karuniaNya kepada saya sehingga dapat memyelesaikan tugas Ilmu Budaya Dasar berupa makalah ini. Tak lupa saya shalawat beriring salam saja junjungkan  kepada nabi besar MUHAMMAD SAW.Pada intinya tujuan pembuatan makalah ini yaitu menambah pengetahuan dan wawasan tentang Peran Universitas Gunadarma dalam pelestarian nilai-nilai budaya.Sebagai penulis saya menyadari terdapat kendala yang harus di hadapi dalam pembuatan makalah ini. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf apabila dalam makalah ini terdapat berbagai kesalahan saya meminta maaf. Maka dari itu saya mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat dan KaruniaNya sehingga tugas makalah ini dapat selesai tepat waktu walaupun terdapat kendala.
  2. Orang tua yang telah memberikan dukungan moril dan material.
  3. Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pengajar Ilmu Budaya Dasar yang telah memberi ilmunya sehingga penulis dapat membuat makalah ini.
  4. Teman-teman  atas kerjasama dan kekeluargaan.
  5. Seluruh pihak yang berpartisipasi selama penulisan makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Wassalammualaikum.


Hormat saya



ATIKAH





DAFTAR ISI



Pernyataan .................................................................................................................                        i
Kata pengantar ...........................................................................................................            ii
Daftar isi .....................................................................................................................           iii
Bab I pendahuluan
1.Latar belakang………………………………………………………………           .......       1
1.1  Tujuan………………………………………………………………………    ......            2

1.2  Sasaran…………………………………………………………………………  .....         2
Bab II Permasalahan
1.      Strenght (kekuatan) .....................................................................................    ....    3
2.      Kelemahan (Weakness) ...............................................................................  ...       4
3.      Kesempatan (Oppurtunity) ........................................................................... .....      4
4.      Tantangan/Hambatan (Threats) ..................................................................... .....      4
Bab III Kesimpulan dan Rekomendasi ............................................................................   .......  5
Referensi ...........................................................................................................................   ....  6






BAB I
(PENDAHULUAN)
A.LATAR BELAKANG
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia,Pendidikan untuk memanusiakan manusia secara filosofis dan mencerdaskan kehidupan bangsa secara normatif. Sebagai sebuah proses, tentu tidak dilihat dalam waktu singkat. Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi sebuah bangsa. Berhasil tidaknya proses pendidikan akan mempengaruhi bangsa Indonesia dimata bangsa lainnya. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
“Peran Universitas Gunadarma dalam Pelestarian Nilai-Nilai Budaya”. Universitas sebagai lembaga pendidikan tak bisa di pisahkan dengan mahasiswa. Dimana mahasiswa memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah.Mahasiswa diharapkan dapat membantu setiap universitasnya untuk mengembangkan pelestarian kebudayaan dengan cara ikut serta dalam kegiatan apapun terutama  yang bersifat kebudayaan yang diberikan oleh pihak universitas, khhususnya universitas gunadarama,peran universitas gunadarma untuk saat ini sudah ikut melestarikan nilai-nilai kebudayaan dengan cara memberikan bimbingan/pelajaran tentang kebudayaan, adanya seminar dan ivent-ivent yang lainnya. diharapkan dapat memberikan arah bagi perwujudan identitas nasional yang sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Kebudayaan nasional dikembangkan dengan mengangkat nilai budaya lokal/daerah yang luhur, serta menyaring dan menyerap nilai budaya dari luar yang positif.  Ada beberapa unsure kebudayaan menurut: Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
§  sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
§  organisasi ekonomi
§  alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
§  organisasi kekuatan (politik)



1.1  TUJUAN
adalah untuk memberikan informasi dan wawasan terhadap masyarakat yang membaca makalah ini khususnya mahasiswa yang mempelajari Ilmu Budaya Dasar agar dapat mengetahui pentingnya peran kebudayaan pada kehidupan sehari-hari dan juga:
Ø  Memenuhi tugas ilmu budaya dasar .
Ø  Menjelaskan pentingnya peran universitas gunadarma dalam pelestarian nilai-nilai budaya.
   Ø  Menyampaikan informasi kepada masyrakat peran universitas dalam kebudayaan Indonesia.
    Ø  Mengamalkan pola budaya yang dianut pada kehidupan sehari-hari.

1.2 Sasaran
Ø  Pembaca makalah peran universitas gunadarma dalam pelestarian nilai-nilai kebudayaan..

Ø  Seluruh lapisan masyarakat khususnya para kaum muda untuk tetap mau melestarikan kebudayaan bangsa

Ø  Pihak-pihak kampus universitas gunadarma baik dosen,mahasiswa, dan lainya
  


BABII
(PERMASALAHAN)

Analisis permasalah peran universitas gunadarma dalam pelestarian nilai-nilai budaya dengan memperhatikan dan memprtimbangkankondisi lingkungan baik eksternal maupun internal ditunagkan dalam SWOT

A.    KEKUATAN
A.    Usaha dari pihak universitas gunadarma dalam memberikan pengajaran kebudayaan yaitu ilmu budaya dasar
B.     Tujuan dari pihak universitas gunadarma sesuai dengan tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehiduoan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya
C.     Memberikan banyak pengajaaraan tentang kebudayaan dalam kegiatan yang mendukung peleestarian.
D.    Persatuan dan kesatuan

B.     KELEMAHAN
a.       Tidak adanya jurusan yang bisa memperkuat kebudayaan
b.      Tidak adanya pembentukan kegiatan mahasisswa tentang pelestarian kebudayaanoleh pihak kampus universitas gunadarma
c.       Seringkali ada jurang pemisah antaraa dosen dan mahasiswa
d.      Perselisihan antar mahasiswa lainnya






     C.KESEMPATAN
a.       Indonesia dipandang internasional karena kebudayaanya
b.      Banyak Negara lain yang datang kebangsa Indonesia untuk belajar kebudayaan kita dengan menuntut ilmu di Negara indonesia
c.       Mulai banyaknya pemberian beasiswa dengan sistem pertukaran pelajar. Ini dapat membuka jalan bagi budaya yang akan dibawa oleh mahasiswa ke negara yang dituju untuk menuntut ilmu.
d.      Terdapat terlaksananya beberapa kegiatan yang mendukung kebudayaan



D.TANTANGAN
a.  Kesadaran Mahasiswa Terhadap Budaya Lokal Saat Ini Sangat Rendah, Mahasiswa Cenderung Memilih Budaya Yang Kebaraat-Baratan.
b.      Kurangnya Perhattian Universitas Gunadarma Dalam Pelestarian Nilai-Nilai Kebudaya
c.       Harus lebih memajukan lagi pendidikan tentang kebudayaan di universitas gunadarma,bukan hanya dimajukan saja tetapi juga peerwujudanya
d.      Semakin Kuatnya Nilai-Nilai Materaliasme.




BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


  1. Kesimpulan
a.        kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu  pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
b.        
c.        Mulai banyaknya pemberian beasiswa dengan sistem pertukaran pelajar. Ini dapat membuka jalan bagi budaya yang akan dibawa oleh mahasiswa ke negara yang dituju untuk menuntut ilmu.
d.       Kesadaran Mahasiswa Terhadap Budaya Lokal Saat Ini Sangat Rendah, Mahasiswa Cenderung Memilih Budaya Yang Kebaraat-Baratan
2.REKOMENDASI
a.       Usaha dari pihak universitas gunadarma dalam memberikan pengajaran kebudayaan yaitu ilmu budaya dasar
b.      Tidak adanya pembentukan kegiatan mahasisswa tentang pelestarian kebudayaanoleh pihak kampus universitas gunadarma
c.       Banyak Negara lain yang datang kebangsa Indonesia untuk belajar kebudayaan kita dengan menuntut ilmu di Negara Indonesia
d.      Semakin Kuatnya Nilai-Nilai Materaliasme terhadap kebudayaan.





REFERENSI